{"id":66,"date":"2020-08-09T01:30:40","date_gmt":"2020-08-09T01:30:40","guid":{"rendered":"http:\/\/asosiasiteolog.org\/?page_id=66"},"modified":"2024-04-18T14:29:01","modified_gmt":"2024-04-18T07:29:01","slug":"christianity-studies-for-muslim-scholars","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/asosiasiteolog.org\/en\/christianity-studies-for-muslim-scholars\/","title":{"rendered":"<p>Christianity Studies for Muslim Scholars (CSMS)<\/p>"},"content":{"rendered":"<p>Isu-isu yang berkembang di Indonesia, seharusnya memang menjadi perhatian para<br>kaum teolog, karena teologi pada dasarnya bersifat kontekstual. Salah satu isu yang<br>menarik perhatian ATI adalah pluralitas agama di Indonesia. Oleh sebab itu, ATI memiliki<br>perhatian khusus dalam meningkatkan kesadaran perlunya dialog lintas iman di dalam<br>masyarakat Indonesia. Dalam hal ini percakapan Islam-Kristen merupakan hal yang amat<br>penting dan perlu. Kami melihat bahwa percakapan tersebut perlu dibawa melampaui dialog<br>pada tataran formal apalagi elitis. Ruang-ruang baru perlu dibuka dengan didukung metode-<br>metode yang segar dan efektif.<p>Salah satu program yang ATI lakukan sebagai langkah lanjutan dari kesadaran<br>tersebut adalah ?Christianity Study for Muslim Scholars?. Kegiatan ini merupakan<br>sebuah proyek awal untuk melatih para cendikiawan Muslim mempelajari kekristenan dari<br>perspektif kekristenan. Program ini terinspirasi oleh program-program yang memperdalam pengetahuan tentang studi Islam bagi orang-orang Kristen seperti live-in di Pesantren atau<br>retreat lintas iman bagi perdamaian. Program ini memadukan live-in, studi intensif, dan<br>pembelajaran ekskursif bagi para mahasiswa\/i Muslim yang ingin mempelajari Kekristenan<br>lebih mendalam. CSMS sudah dilakukan sebanyak 4 kali, yaitu tahun 2012, 2013, 2015, 2017, dan 2020. <\/p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Isu-isu yang berkembang di Indonesia, seharusnya memang menjadi perhatian parakaum teolog, karena teologi pada dasarnya bersifat kontekstual. Salah satu isu yangmenarik perhatian ATI adalah pluralitas agama di Indonesia. [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"halaman-post-2","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"class_list":["post-66","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asosiasiteolog.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/66","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asosiasiteolog.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/asosiasiteolog.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asosiasiteolog.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asosiasiteolog.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=66"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/asosiasiteolog.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/66\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":253,"href":"https:\/\/asosiasiteolog.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/66\/revisions\/253"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asosiasiteolog.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=66"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}